Postingan

Menampilkan postingan dengan label ASUHAN KEBIDANAN

KELUARGA BERENCANA

KELUARGA BERENCANA selengkapnya download disini I. PENDAHULUAN Tujuan utama pelaksanaan keluarga berencana dalam Repe- lita I adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan ke-sejahteraan ibu dan anak, keluarga serta masyarakat pada umumnya. Dengan berhasilnya pelaksanaan keluarga beren- cana diharapkan angka kelahiran dapat diturunkan, sehingga tingkat kecepatan perkembangan penduduk tidak melebihi ke-mampuan kenaikan produksi. Dengan demikian taraf kehi- dupan dan kesejahteraan rakyat diharapkan akan lebih me-ningkat. Program keluarga berencana dilaksanakan atas dasar suka- rela serta tidak bertentangan dengan agama, kepercayaan dan moral Pancasila. Dengan demikian maka bimbingan, pendidik- an serta pengarahan amat diperlukan agar masyarakat dengan kesadarannya sendiri dapat menghargai dan, menerima pola keluarga kecil sebagai salah satu langkah utama untuk me-ningkatkan kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu pelaksa-naan program keluarga berencana tidak hanya menyangkut mas...

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN KASUS ASFIKSIA NEONATORUM / BAYI LAHIR TIDAK MENANGIS SPONTAN

LANDASAN TEORI Proses persalinan terfokus pada ibu tetapi karena proses tersebut merupakan proses pengeluaran hasil kehamilan (bayi), maka penatalaksanaan satu persalinan dikatakan berhasil apabila selain ibunya, maka bayi yang dilahirkan juga berada dalam kondisi yang optimal. Memberikan pertolongan dengan segera, aman dan bersih esensial dari asuhan bayi baru lahir. Setelah bayi lahir esensilanya bayi akan menangis dengan spontan. Apabila bayi lahir tidak menangis dapat terjadi beberapa faktor yaitu bayi mengalami sumbatan jalan nafas karena lendir dan air ketuban atau juga dapat disebabkan karena asfeksia neonatomm. Sebagian besar kesakitan dan kematian bayi barn lahir disebabkan oleh asfeksia yaitu keadaan dimana bayi barn lahir tidak dapat bernafas spontan dan teratur segera setelah lahir. Asfiksia akan bertambah buruk apabila penanganan bayi tidak dilakukan secara sempurna sehingga tindakan keperawatan untuk keperawatan dilakukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengat...

ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGIS PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN ASFIKSIA RINGAN

LANDASAN TEORI A. Definisi Asfiksia neonatorum ialah keadaan dimana bayi tidak dapat segera bernafas scr spontan dan teratur setelah lahir. Hal ini disebabkan oleh hipoksia janin dalam uterus dan hipoksia ini berhubungan dengan faktor-faktor yang timbul dalam kehamilan, persalinan, atau segera setelah bayi lahir. Akibat-akibat asfiksia akan bertambah buruk apabila penanganan bayi tidak dilakukan secara sempurna. Tindakan yang akan dikerjakan pada bayi bertujuan mempertahankan kelangsungan hidupnya dan membatasi gejala-gejala lanjut yang mungkin timbul. (Wiknjosastro, 1999) B. Etiologi Asfiksia terjadi karena adanya gangguan pertukaran gas serta transpor O2 dari ibu ke janin sehingga terdapat gangguan dalam persediaan O2 dan dalam menghilangkan CO2. Gangguan ini dapat berlangsung secara menahun akibat kondisi atau kelainan pada ibu selama kehamilan, atau secara mendadak karena hal-hal yang diderita ibu dalam persalinan. Penggolongan penyebab kegagalan pernafasan pada bayi terdi...

ASUHAN KEBIDANAN DENGAN ASFIKSIA RINGAN

A. PENGERTIAN Asfiksia neonatorum adalah bayi baru lahir tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Keadaan ini biasanya disertai dengan keadaan Hipoksia serta sering berakhir dengan asidosis. Asfiksia akan bertambah buruk apabila penanganan bayi tak dilakukan secara sempurna sehingga tindakan perawatan dilaksanakan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengatasi gejala lanjut yang mungkin timbul. (Wiknjosastro, 1999). B. ETIOLOGI Pengembangan Paru BBL pada menit-menit pertama kelahiran dan kemudian disusul dengan pernafasan teratur. Bila terdapat pertukaran gas atau pengangkutan oksigen dari ibu ke janin, maka akan terjadi asfiksia janin atau neonatus. Towel (1996) mengajukan Penggolongan Penyebab Kegagalan Pernapasan Pada bayi yang terdiri dari : a. Faktor Ibu 1. Hipoksia Ibu, hal ini akan menimbulkan hipoksia janin, hipoksia ibu dapat terjadi karena hipoventilasi akibat pemberian obat analgetik atau anastesi dalam 2. Gangguan aliran darah uterus Meng...

DOWNLOAD ASKEP DAN ASKEB

ASKEB BBL (ASFIKSIA RINGAN) DOWNLOAD BBL (ASFIKSIA SEDANG) DOWNLOAD BBL (ASFIKSIA) DOWNLOAD BBL (BAYI TIDAK MENANGIS) DOWNLOAD BBL (BBLR1) DOWNLOAD BBL (BBLR2) DOWNLOAD BBL (CAPUT SUCEDENEUM) DOWNLOAD BBL (FRAKTUR CLAVIKULA) DOWNLOAD BBL (HIPOGLIKEMI) DOWNLOAD BBL (HIPOTERMI) DOWNLOAD BBL (IKTERUS) DOWNLOAD BBL (KEJANG) DOWNLOAD BBL (LAHIR KOTOR) DOWNLOAD BBL (MEKONIUM) DOWNLOAD BBL (NORMAL) DOWNLOAD BBL (TETANUS NEONATORUM) DOWNLOAD BBL (CHEPAL HEMATOMA) DOWNLOAD KEHAMILAN (ABORTUS IMINENS) DOWNLOAD KEHAMILAN (ABORTUS INSIPENS) DOWNLOAD KEHAMILAN (ABORTUS KOMPLET) DOWNLOAD KEHAMILAN (ANEMIA RINGAN) DOWNLOAD KEHAMILAN (ANEMIA RINGAN2) DOWNLOAD KEHAMILAN (ANEMIA SEDANG) DOWNLOAD KEHAMILAN (DIABETES MELITUS) DOWNLOAD KEHAMILAN (EKTOPIK) DOWNLOAD KEHAMILAN (HIDRAMNION) DOWNLOAD KEHAMILAN (LETAK SUNGSANG) DOWNLOAD KEHAMILAN (PLASENTA LETAK RENDAH) DOWNLOAD KEHAMILAN (PLASENTA PREVIA PARSIALIS) DOWNLOAD KEHAMILAN (PLASENTA PREVIA...