Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2010

Panduan Dasar Membuat Blog Dengan Blogger

MENGENAL APA ITU BLOG ..? SEJARAH BLOGGER CARA MEMBUAT BLOG DENGAN BLOGGER ( BLOGSPOT ) CARA SETTING BLOG DI BLOGGER MENGGANTI TEMPLATE / HALAMAN BLOGGER MENGATUR HURUP DAN WARNA CARA MEMPOSTING ARTIKEL M ENGAKTIFKAN WIDGADE Download Disini PDF nya

LP KEJANG DEMAM

Download LP KEJANG DEMAM selengkapnya disini ... Download MAKALAH ILMIAH  DEMAM KEJANG selengkapnya disini... A. Konsep Dasar 1. Pengertian Istilah kejang demam digunakan untuk bangkitan kejang yg timbul akibat kenaikan suhu tubuh. “Kejang demam ialah bangkitan kejang yg terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal 38C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium (Hasan, 1995). Banyak pernyataan yang dikemukakan mengenai kejang demam, salah satu diantaranya adalah : “Kejang demam adalah suatu kejadian pada bayi atau anak, biasanya terjadi pada umur 3 bulan sampai 5 tahun, berhubungan dengan demam tetapi tidak pernah terbukti adanya infeksi intrakranial atau penyebab tertentu. Anak yang pernah kejang tanpa demam dan bayi berumur kurang dari 4 minggu tidak termasuk. Kejang demam harus dapat dibedakan dengan epilepsi, yaitu ditandai dengan kejang berulang tanpa demam (Mansjoer, 2000). 2. Anatomi Fisiologi Sistem Persarafan Seperti yang dikemukakan Syaifuddin (1997), bahwa...

ASKEP PENYALAH GUNAAN DAN KETERGANTUNGAN ZAT ADIKTIF

Klik disini untuk langsung download documennya TEORITIS DAN ASUHAN KEPERAWATAN A. TEORITIS 1. Pengertian Ketergantungan obat adalah kebutuhan secara psikologis terhadap suatu obat dalam jumlah yang makin lama makin bertambah besar untuk menghasilkan efek yang diharapkan Menurut WHO merupakan gabungan berbagai bentuk penyalahgunaan obat dan didefenisiskan sebagai suatu keadaan psikis maupun fisik yang terjadi karena interaksi suatu obat dengan organisme hidup. Hal ini termasuk reaksi perilaku dan selalu terpaksa menggunakan obat secara periodik untuk mengalami efekpsikis dan mencegah efek yang tidak enak karena kehilangan obat tersebut. 2. Jenis-jenis zat adiktif a. Sedativa Golongan yang paling sering digunakan adalah benzodiazepin dan barbiturat serta metabolitnya dapat melalui plasenta. Kadarnya sama dengan kadar dalam darah ibu selama 5-10 menit setelah pemberian intravena. Kadar pada neonatus lebih besar 1-3 kali dibandingkan dalam serum ibu. Pemakaian dengan dosis 30-40 mg perhari...

LAPORAN PENDAHULUAN “ SKOLIOSIS ”

DWONLOAD SAMBUNGANNYA DISINI I. PENGERTIAN Skoliosis merupakan kelainan bentuk pada medulla spinalis, berupa pelengkungan lateral yang dapat terjadi di sepanjang spinal. Skoliasis yang paling sering terjadi adalah pelengkungan pada area thorak, namun skoliasis yang paling parah adalah pada servikal dan area lumbal. II. PENYEBAB 1. Congenital 2. Salah sikap 3. Imbalance 4. Metabolik skoliasis Bentuk Struktural Skoliasis Dikelompokkan dalam 3 tipe dasar 1. Bayi (tahun pertama) 2. Anak (5 – 6 tahun) 3. Remaja (pada umumnya tidak terlihat sampai usia 11 tahun / ketika maturasi skletal terjadi) III. GEJALA SKOLIASIS Gejala klinis biasanya sudah jelas, karena mudah dilihat. Kadang-kadang sama sekali tidak disertai nyeri. Penderita datang pada dokter umumnya atas pertimbangan kosmetik tubuh. Pada skoliasis yang berat timbul gejala sesak nafas dan lebih berat lagi menimbulkan gejala-gejala jantung. IV. PATOFISIOLOGI 2 tipe dasar, yaitu : 1) Skolia...

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN REUMATIK

LAPORAN PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Rheumatik bukan suatu penyakit, tetapi merupakan sydrom golongan penyakit yang menampilkan perwujudan sydrom cukup banyak, namun semuanya merupakan suatu persamaan ciri, menurut kesepakatan para ahli hematologi rematik dapat terungkap sebagai keluhan dan atau tanda dari kesepakatan dinyatakan ada 3 keluhan utama pada sistem muskulosektal yaitu; nyeri, kekakuan (rasa kaku dan kelemahan, serta ada tiga tanda utama, yaitu: pembengkakan sendi, kelemahan otot dan gangguan gerak (Surarto, 1982). Rheumatik dapat terjadi pada semua umur dari anak-anak sampai usila, atau sebagai kelanjutan, sebelum usia lanjut dan gangguan rheumatik akan meningkatnya umur (Felson 1999, Sunarto & Wardoyo 1994). Rheumatik yang sering tampak pada usila adalah: osteortitis, osteoporosis, terdinitis, gersitis, fibromyalagia, low back, pain, or to proty crystal bukan calcium phatose (BCP). Bout...

LAPORAN PENDAHULUAN “CEREBRAL PALSY”

A. KONSEP DASAR 1. DEFINISI Cerebral Palsy ialah suatu keadaan kerusakan jaringan otak yang kekal dan tidak progresif, terjadi pada waktu masih muda (sejak dilahirkan) dan merintangi perkembangan otak normal dengan gambaran klinis dapat berubah selama hidup dan menunjukkan kelainan dalam sikap dan pergerakan, disertai kelainan neurologis berupa kelumpuhan spastis, gangguan ganglia, basal, cereblum dan kelainan mental. 2. ETIOLOGI Penyebab dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: a. Pranatal Infeksi terjadi dalam masa kandungan, menyebabkan kelainan pada janin, misalnya oleh lues, toksoplasmosis, rubela dan penyakit iklusi sitomegalik. Kelainan yang menyolok biasanya gangguan pergerakan dan retardasi mental. Anoxia dalam kandungan, terkena radiasi sinar-X dan keracunan kehamilan dapat menimbulkan “cerebral palsy” b. Perinatal 1) Anoksia / hipoksia Penyebab yang terbanyak ditemukan dalam masa perinatal ialah brain injury. Kelainan inilah...